
PAMEKASAN, Persediaan darah di unit transfusi darah (UTD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kamis (21/05), menipis karena hanya tinggal lima kantong.
Darah yang tersedia di UTD yang menjadi rujukan puskesmas dan rumah sakit daerah (RSD) se-Madura di Jalan Kemayoran Pamekasan ini hanya golongan darah AB. Sedang golongan A, B dan golongan darah O kosong.
Menurut Kepala UTD Pamekasan, dr. Sri Aida Ningsih, persediaan darah di UTD Pamekasan memang sudah menipis dalam sepekan terakhir ini, karena banyak permintaan dari pasien yang hendak dioperasi, sedang masyarakat yang ingin mendonorkan darah sedikit.
"Tidak seimbang antara pendonor dengan warga yang membutuhkan darah. Akibatnya persediaan menipis," kata Sri Aida Ningsih.
Ia menambahkan, menipisnya persediaan darah di UTD Pamekasan ini terjadi sejak ujian nasional (UN) SMA. Sebab pendonor darah terbanyak di UTD Pamekasan selama ini memang dari kalangan pelajar dan mahasiswa.
Sementara pendonor darah dari masyarakat umum relatif jarang dilakukan.
Menurut Sri Aida Ningsih, perbandingan antara pendonor pelajar dan masyarakat umum serta pegawai negeri sipil (PN) ke UTD Pamekasan 70 dan 30 persen.
"Hampir 70 persen dari kalangan pelajar, sedang 30 persennya masyarakat umum dan PNS. Sebab kalau pelajar dan mahasiswa ini rutin. Masing-masing sekolah pasti ada kegiatan donor darah," katanya.
Masyarakat umum dan kalangan PNS, lanjut Aida, biasanya melakukan donor darah pada hari-hari tertentu. Seperti hari ulang tahun kantor tempat mereka bekerja dan peringatan hari kemerdekaan 17 Agustus.

0 komentar:
Poskan Komentar